0 Negara Komitmen Setop Pencemaran Sampah Plastik di Bahari

REPUBLIKA.CO.ID, NAIROBI — Lebih dari 0 negara menandatangani pernyataan PBB di Nairobi di Rabu (6/12) untuk menghentikan pencemaran oleh plastik di lautan. Beberapa perutusan berharap itu Mengakses jalan Futuristis perjanjian mengikat dengan cara hukum.

“bila tingkat pencemaran di ini berlanjut, akan ada lebih banyak plastik di Bahari daripada ikan di 2050,” Perkataan Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), yang menyelenggarakan pertemuan Itu.

Menurut UNEP, delapan juta ton botol plastik, kemasan, dan limbah lain dibuang ke Bahari setiap tahun, membunuh kehidupan Bahari dan mengganggu rantai Boga manusia.  “Ada bahasa sangat kuat di resolusi itu,” Perkataan menteri lingkungan Hayati Norwegia, Vidar Helgesen.

“di di ini, kami mempunyai kesepakatan untuk mengeksplorasi unsur yang mengikat dengan cara hukum serta tindakan lainnya dan yang akan dilakukan di tingkat internasional selama 18 bulan ke depan.”

Helgesen juga menyinggung soal banyaknya jenis paus langka terdampar di pantai di karenakan kelelahan karena dampak sampah plastik. “di perut Disorientasi satunya ditemukan 30 kantong plastik,” tambah dia.

Sementara itu pemimpin UNEP Erik Solheim merujuk di Cina yang juga Berawal Dari berkomitmen mengurangi sampah plastik. Negara Tirai Bambu itu merupakan negara penghasil sampah plastik Paling Besar.  “bila ada satu negara yang menjalankan perubahan di ini lebih dari lainnya, itu Cina … kecepatan dan peran pemerintah untuk menciptakan perubahan sangatlah besar,” Perkataan Solheim.

“Mari kita buang barang yang tak kita butuhkan … bila kita pergi ke tempat-tempat wisata seperti Bali, kebanyakan plastik yang diangkut dari lautan Yaitu jenis sedotan,” tambahnya.

Di bawah resolusi Itu, negara-negara sepakat untuk Berawal Dari menjalankan pemantauan jumlah plastik yang mereka buang ke Bahari. “Meskipun ini bukan suatu perjanjian, namun terjadi kemajuan berarti… 39 pemerintah mengumumkan komitmen baru untuk mengurangi jumlah plastik yang masuk ke lautan,” Perkataan kepala advokasi masyarakat di UNEP, Sam Barrat.

“Chili, Oman, Sri Lanka, dan Afrika Selatan hari ini mengumumkan langkah termasuk pelarangan membawa kantong plastik, langkah pelestarian baru terhadap Bahari dan mendorong peningkatan daur ulang,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gelar Konser Di Indonesia, Liam Gallagher Tahu Fans Oasis Ternyata Banyak

beritawow.xyz – Mantan vokalis grup band Oasis, Liam Gallagher bakal menggelar konser di Ecovention Ancol, ...

Kesederhanaan Istri Orang-orang Terkaya di Global

Elma Theana Jelaskan Alasannya Tak Mau Jadi Saksi di Sidang Asusila Aa Gatot

Jakarta – Elma Theana Jadi Disorientasi satu nama artis yang seharusnya Jadi saksi di kasus ...