Hadapi Semen Padang, Persipura Belajar dari Laga Kontra Arema

Padang – Persipura Jayapura akan menghadapi Semen Padang dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019. Mutiara Hitam tak mau lagi kehilangan poin seperti melawan Arema FC.

Persipura akan menghadapi Semen Padang dengan bertandang ke Stadion Haji Agus Salim, Kamis (24/10/2019). Tim tamu waspada betul menatap laga itu.

Selain Semen Padang mulai menunjukkan perkembangan di paruh kedua, Persipura datang dengan modal hasil seri kontra Arema di pekan sebelumnya.




Di laga melawan Arema, Minggu (20/10), Persipura sempat unggul 2-0 di babak pertama. Namun Singo Edan membalas dua gol di babak kedua, dan memaksakan skor imbang hingga laga bubar.

“Secara keseluruhan, tim dalam kondisi bagus. Kami tidak akan meremehkan lawan, karena Bila itu terjadi, maka kami pasti akan dihukum. Pertandingan melawan Arema tempo hari sudah cukup menjadi pelajaran,” kata pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago, Rabu (23/10/2019).

“Kami harus mengurangi kesalahan seperti pertandingan sebelumnya dan meningkatkan kosentrasi. Harus fokus,” pelatih asal Brasil itu menegaskan.

Jacksen sendiri menyoroti kebangkitan Semen Padang bersama pelatih Eduardo Almeida. Dari enam laga, Kabau Sirah baru sekali kalah, bahkan sempat keluar dari zona degradasi sebelum kembali terperosok karena ditekuk Madura United 1-2.

“Saya sudah melihat (laga Semen Padang). Banyak perubahan yang terjadi di tim kalian. Sebagai bukti, dari enam kali pertandingan, hanya sekali kalah. Banyak hal positif, sehingga kami harus waspada,” kata Jacksen.

Simak Video “Kampanye Aksi Damai, Persib-Semen Padang Bagikan Bunga ke Suporter
[Gambas:Video 20detik]
(yna/yna)


Liverpool Menanti Naby Keita

Genk – Juergen Klopp senang melihat perkembangan kondisi Naby Keita. Pemain 24 tahun itu disebut menuju kondisi fit 100 persen dan bisa rutin dimainkan.

Keita sudah dimainkan oleh Klopp dalam beberapa laga sejak pulih dari cedera otot. Namun belum sekalipun, dia diberi kesempatan oleh manajer asal Jerman ini bermain sebagai starter.

Terakhir, pemain asal Guinea ini bermain sejak menit ke-82 saat Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Manchester United akhir pekan lalu. Meski hanya tampil selama delapan menit, kahadiran Keita mampu membuat lini tengah The Reds yang buntu membongkar lini pertahanan Setan Merah tampil lebih hidup.




dia berperan dalam gol Liverpool ke gawang David de Gea. Sodoran bolanya mampu dikonversi menjadi assist oleh Andy Robertson kepada Adam Lallana yang berhasil mencetak gol penyama kedudukan.

Melihat hal tersebut Keita tampaknya tak butuh waktu lama untuk kembali ke starting line-up Liverpool. Klopp mengungkapkan bahwa mantan gelandang RB Leipzig ini kondisinya bakal segera fit 100 persen.

“Segera. Naby dalam satu setengah atau dua minggu ini sudah berlatih penuh. Kondisinya terlihat sudah cukup baik dan itulah sebabnya dia bermain (melawan United),” ujar Klopp dikutip dari Fourfourtwo terkait kondisi Keita.

“Dalam latihan, dia kondisinya sudah terlihat banyak mengalami peningkatan. Jadi ini menjadi berita yang baik bagi kami. dia tak akan lama untuk kembali,” jelasnya.

Namun Keita sepertinya belum akan dimainkan Klopp sejak awal laga saat Liverpool bertandang ke Genk di laga Liga Champions, Kamis (24/10/2019) dini hari WIB. Manajer 52 tahun ini mengungkapkan tak banyak melakukan perubahan dalam timnya kecuali menggantikan Trent Alexander-Arnold akibat sakit serta Joel Matip yang tengah berkutat dengan cedera.

“Ya itu adalah periode yang sangat padat. Beberapa pemain saya sudah memainkan 17 laga untuk pemain yang juga berlaga di ajang internasional – itu setara dengan setengah musim di Liga Jerman, “kata Klopp.

“Itu tidak masalah sama sekali untuk kami. Kami tidak lelah. Kami memang harus menggantikan dua pemain. Mari kita lihat apa yang bisa kami lakukan.”

Simak Video “Liverpool Keok di Pramusim, Klopp Ngaku Kurang Pemain
[Gambas:Video 20detik]
(pur/mrp)


Pelosok Daerah Butuh Lapangan Bola

Jakarta – Riko Simanjuntak berharap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali membenahi infrastruktur sepakbola. Tak hanya di kota besar, namun hingga di daerah.

“Infrastruktur itu salah satu elemen utama dalam sepak bola. Bila mau prestasi sepakbola bagus, infrastruktur juga harus baik,” ujar Riko seperti dikutip Antara, Rabu (23/10/2019).

Menurut pemain berusia 27 tahun itu, infrastruktur yang mendesak untuk segera diperbanyak adalah lapangan. Apalagi, di pelosok daerah.




“Anak-anak di desa bisa lebih termotivasi untuk bermain bola Bila ada lapangan berumput bagus di daerahnya. Bila sudah begitu, Indonesia nantinya semakin mudah mencari pemain-pemain berbakat untuk tim nasional,” tutur pria yang berasal dari Pematangsiantar itu.
Pembangunan infrastruktur sepakbola sejatinya dituangkan pemerintah dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Persepakbolaan Nasional yang diterbitkan Februari 2019.

Dalam Inpres itu, Presiden Joko Widodo memerintahkan berbagai kementerian dan lembaga untuk bekerja sama meningkatkan prestasi sepak bola, salah satunya melalui pembangunan sarana dan prasarana sepak bola di daerah-daerah dengan menggunakan APBD.

“Semoga semangat baru muncul seiring dengan dilantiknya Menpora baru. Semoga sepak bola Indonesia lebih baik di masa depan,” kata Riko.

Politikus Partai Golkar itu resmi menjadi Menpora di Kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019-2024 setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini, Rabu (23/10). Sebelum Zainudin, jabatan Menpora diemban Imam Nahrawi pada periode 2014-2019.

Simak Video “Pesan Jokowi ke Menpora Baru: Sepakbola!
[Gambas:Video 20detik]
(fem/cas)


1 2 3 98