Diwarnai Gol Cantik Messi, Barcelona Ungguli Napoli 3-1 di Babak I

Barcelona

Barcelona berhasil memimpin 3-1 atas Napoli di babak pertama. Salah satu gol tercipta berkat aksi Lionel Messi yang mengecoh tiga pemain Il Partenopei.

Barcelona menjamu Napoli di Camp Nou pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Minggu (9/8/2020) dini hari. Pada leg pertama, kedua tim bermain imbang 1-1 di San Paolo.

Napoli yang butuh kemenangan untuk melaju ke perempatfinal mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu. Namun, El Barca dengan baik mampu meredam gempuran tamunya.

Barcelona bahkan mampu unggul terlebih dahulu di menit ke-10. Umpan sepak pojok Ivan Rakitic dengan baik mampu disundul oleh Clement Lenglet.

Gol!!! sundulan Lenglet membobol gawang Napoli tanpa mampu dibendung David Ospina. Barcelona membuka keunggulan 1-0.

Unggul 1-0, Barcelona lebih nyaman dalam menguasai bola. Mereka perlahan mampu mengendalikan ritme pertandingan.

Di menit ke-23, Lionel Messi mulai pamer aksi. Bergerak dari sisi kiri, dia mampu mengecoh dua pemain Napoli.

Sempat sedikit kehilangan keseimbangan Messi masih sempat mengecoh Kalidou Koulibaly. Dengan kondisi yang hampir terjatuh, La Pulga masih sempat melepas sepakan terukur.

Gol!! bola tendangan Messi bersarang ke pojok kanan gawang David Ospina. Barcelona menjauh 2-0.

Messi sebenarnya mampu kembali menggetarkan jala Napoli di menit ke-30. Namun, gol tersebut kemudian dianulir wasit Cuneyt Cakir selesai melihat Video Assistant Referee (VAR). Kapten Barcelona ini dianggap melakukan handball saat menerima umpan Frankie De Jong sebelum mencetak gol.

Pergerakan Messi di sisi kanan benar-benar menjadi momok bagi Napoli. Di menit ke-43, Messi dengan cerdik merebut bola yang sedang dikuasi Koulibaly dari belakang.

Koulibaly yang tak menyadari kehadiran Messi berusaha menyapu bola, tetapi ayunan kakinya justru mengenai kaki Messi. Cakir kemudian meninjau VAR atas insiden ini dan memutuskan memberikan hadiah penalti. Luis Suarez dipercaya maju sebagai eksekutor.

Gol!!! sepakan Suarez ke arah kiri mengecoh Ospina. Barcelona memimpin 3-0.

Menjelang babak pertama berakhir giliran Napoli yang mendapat hadiah penalti. Cekir kembali menunjuk titik putih selesai Rakitic mengganjal pergerakan Dries Mertens.

Gol!!! Napoli mampu menipiskan ketertinggalan setelah tembakan penalti Lorenzo Insigen memperdayai Marc-Andre ter Stegen. Skor 3-1 untuk Barcelona menutup babak pertama.

Susunan Pemain

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Sergi Roberto, Ivan Rakitic, Frenkie de Jong; Lionel Messi, Luis Suarez, Antoine Griezmann.

Napoli: David Ospina; Giovanni Di Lorenzo, Kostas Manolas, Kalidou Koulibaly, Mario Rui; Fabian Ruiz, Diego Demme, Piotr Zielinski; Jose Callejon, Dries Mertens, Lorenzo Insigne.

Simak Video “Napoli Imbangi Barcelona, Mertens Cetak Gol Cantik
[Gambas:Video 20detik]
(pur/aff)


Juventus Kandas, Kakaknya Cristiano Ronaldo Posting Ini

Turin

Juventus kandas di Liga Champions setelah disisihkan Lyon. Cristiano Ronaldo, bintang Juventus itu pun dibela sang kakak, Elma Aveiro.

Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB di Allianz Stadium, Juventus menghadapi Lyon dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Si Nyonya Tua menang 2-1, secara agregat seri 2-2. Lyon berhak lolos karena punya keunggulan gol tandang.

Cristiano Ronaldo mencetak dua gol dalam laga tersebut. Satu dari titik penalti, satunya lagi dari tendangan kaki kiri yang keras dari luar kotak penalti.

Cristiano Ronaldo pun bikin rekor baru. Eks pemain Manchester United dan Real Madrid itu makin mengukuhkan rekor golnya di fase knock out Liga Champions menjadi 67 gol, makin meninggalkan Lionel Messi (46).

Cristiano Ronaldo juga bikin torehan spesial di Juventus. Pemain berusia 35 tahun tersebut menjadi pencetak gol terbanyak Juventus di semua kompetisi dalam semusim. Dengan tambahan golnya dalam laga kontra Lyon, CR7 sudah membuat 37 gol dan melewati catatan legenda klub Felice Borel, yang sudah bertahan selama 95 tahun.

TURIN, ITALY - AUGUST 07: Cristiano Ronaldo of Juventus scores a penalty for his team's first goal during the UEFA Champions League round of 16 second leg match between Juventus and Olympique Lyon at Allianz Stadium on August 07, 2020 in Turin, Italy. (Photo by Valerio Pennicino/Getty Images)Cristiano Ronaldo terus bikin gol Foto: Getty Images/Valerio Pennicino

Kakak Cristiano Ronaldo, Elma dos Santos Aveiro memuji sang adik via Instagram. Elma menyebut, Ronaldo adalah pesepakbola yang fantastis.

“Aku bangga melihat kamu bermain dan dedikasi yang kamu berikan,” tulisnya.

“tetapi, kamu tak bisa melakukan semuanya sendirian,” lanjutnya.

[Gambas:Instagram]

Postingan tersebut mencuri perhatian. Kalimat ‘Cristiano Ronaldo tak bisa melakukan semuanya sendirian’ disebut beberapa fans Juventus sebagai hal yang tak elok.

Elma disebut begitu sombong dengan terlalu membangga-banggakan sang adik tanpa melihat kerjasama tim. Akan tetapi, wanita berusia 47 tahun itu juga dibela beberapa fans Juventus lainnya yang memang cuma Cristiano Ronaldo yang tampil cemerlang.

Meski begitu, Elma tetap memuji Cristiano Ronaldo. Baginya, sang adik masih merupakan pemain sepakbola terbaik saat ini.

Simak Video “2 Penalti Ronaldo Selamatkan Muka Si Nyonya Tua
[Gambas:Video 20detik]
(aff/pur)


Frank Lampard Tak Mau Ingat-ingat Final di Munich 2012 Silam

Munich

Chelsea akan bertamu ke kandangnya Bayern Munich di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Manajernya, Frank Lampard punya kenangan manis di sana.

The Blues punya misi yang tak mudah dalam menghadapi Bayern Munich pada Minggu (9/9/2020) dini hari WIB. Mereka butuh kemenangan 4-0 di Allianz Arena, demi bisa lolos ke babak selanjutnya –setelah kalah 0-3 di leg pertama di Stamford Bridge.

Allianz Arena sendiri bukanlah tempat yang asing bagi manajer Chelsea, Frank Lampard. Delapan tahun silam di sana, tepatnya di musim 20122/2012, dia mencatatkan sejarah yang indah.

Frank Lampard membawa Chelsea menjuara Liga Champions setelah menaklukkan Bayern Munich di partai puncak. Sempat tertinggal, Chelsea bisa menyamakan kedudukan dan akhirnya berujung hingga adu penalti.

Di babak tos-tosan itu, akhirnya Chelsea keluar sebagai juara. Chelsea mengukuhkan diri sebagai tim dari London pertama yang mampu meraih ‘Si Kuping Besar’.

MUNICH, GERMANY - MAY 19:  Frank Lampard of Chelsea celebrates with the trophy after their victory in the UEFA Champions League Final between FC Bayern Muenchen and Chelsea at the Fussball Arena M√ľnchen on May 19, 2012 in Munich, Germany.  (Photo by Alex Livesey/Getty Images)Frank Lampard sukses membawa Chelsea juara Liga Champions setelah mengalahkan Bayern Munich di Allianz Arena (Getty Images)

Mungkin, sejarah yang indah tersebut bisa dipakai Frank Lampard untuk memotivasi para skuadnya. tetapi, Lampard sepertinya tak mau cuma melulu membahas masa lalu.

“Jika saya menceritakan hal tersebut, pemain akan bosan. Maka, biarlah mereka merasakan dan mencobanya sendiri,” terang Lampard seperti dilansir situs resmi UEFA.

“Saya mau mereka bisa come back dan memenangi pertandingan,” lanjutnya.

Chelsea sendiri juga sebenarnya dalam keadaan yang ‘pincang’. Beberapa pemain kuncinya cedera seperti Christian Pulisic dan Cesar Azpilicueta, lalu Jorginho dan Marcos Alonso juga tak bisa main akibat hukuman kartu.

“Kami tidak bermain bagus di leg pertama, maka kami harus lebih baik sekarang. Para pemain harus bisa menciptakan momen istimewanya sendiri,” tutup Frank Lampard.

Simak Video “Jelang Semifinal Piala FA, Lampard Tuding MU Diuntungkan VAR
[Gambas:Video 20detik]
(aff/pur)


1 2 3 1,117