Demo Tolak Pengakuan Trump di Tepi Barat Berujung Friksi

REPUBLIKA.CO.ID, TEPI BARAT — Friksi terjadi di wilayah Tepi Barat Seusai aksi demonstrasi menentang pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem Bagaikan Ibu Kota Israel, Kamis (7/12). Sedikitnya 16 orang terluka di kejadian ini.

Menurut laporan, kebanyakan peserta unjuk rasa yang terluka karena terkena gas air mata serta peluru karet. Selain itu, setidaknya ada satu orang yang juga terkena tembakan dari senjata api dari pasukan keamanan Israel.

Sebelumnya, ratusan pasukan keamanan tambahan dari Israel dikerahkan ke wilayah Tepi Barat. warga Palestina bagus yang berada di Tepi Barat ataupun Jalur Gaza telah menentang pengakuan Trump setelah itu menjalankan demonstrasi besar-besaran di banyak jalan wilayah Itu.

Pengakuan Trump atas Yerusalem Bagaikan Ibu Kota Israel telah membuat proses perdamaian dengan Palestina yang selama ini digagas badan Global semakin jauh. Banyak pemimpin negara yang menyampaikan kekhawatiran atas langkah Trump, yang dinilai Bisa memicu konflik lebih besar.

Warga Palestina selama ini menginginkan Yerusalem Bagaikan Ibu Kota negara mereka di masa depan. Demikian dengan masyarakat internasional yang tak mengakui klaim Israel atas kota, yang Jadi rumah untuk sejumlah tempat suci agama Yaitu Yahudi, Islam, dan Kristen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gelar Konser Di Indonesia, Liam Gallagher Tahu Fans Oasis Ternyata Banyak

beritawow.xyz – Mantan vokalis grup band Oasis, Liam Gallagher bakal menggelar konser di Ecovention Ancol, ...

Kesederhanaan Istri Orang-orang Terkaya di Global

Elma Theana Jelaskan Alasannya Tak Mau Jadi Saksi di Sidang Asusila Aa Gatot

Jakarta – Elma Theana Jadi Disorientasi satu nama artis yang seharusnya Jadi saksi di kasus ...