Pelaku Penganiayaan Athalla Naufal Ternyata Kelompok Begal

Jakarta – Lima orang penganiaya putra bungsu Venna Melinda, Athalla Naufal, ternyata bukanlah sopir angkot. Mereka yang terdiri dari 3 orang laki-laki dan 2 orang perempuan nyatanya diduga sebagai kelompok begal.

Hal itu diketahui selesai kelimanya diamankan oleh Polda Metro Jaya. Ternyata angkot yang dibawa oleh para pelaku hanyalah modus untuk melancarkan aksi mereka.

“Kamuflase. Saya dapat informasi hanyalah kamuflase,” ungkap pengacara Athalla Naufal, Andana Marpaung, saat ditemui di Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Rabu (23/10/2019).

“Mereka berkelompok. Makanya sekali dapetnya kan di rumah,” sambungnya.

Beberapa barang bukti pun juga sudah diamankan pihak kepolisian. Beberapa di antaranya mulai dari plat nomor angkot tersebut hingga jaket robek yang dipakai oleh Athalla Naufal saat hendak dianiaya.

“Sajam (senjata tajam) nggak ada. Dongkrak iya. Tinggal nanti visumnya akan keluar. Kita tunggu aja, itu kan proses dari kepolisian, ya kita harus tunggu. Biar lengkap semua berkasnya. Agar bisa dikirim ke kejaksaan dan kita akan sidang,” imbuh Andana Marpaung.

Menurut Andana, para pelaku melangsungkan aksinya secara acak di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. Melihat Athalla Naufal yang mengendarai seorang diri dengan mobil mewahnya, 5 pelaku tersebut langsung mengincarnya mulai dari jalan Cilandak KKO hingga berhenti di daerah Cigancur, Jakarta Selatan.

“Jadi mungkin Athala ini random ya. Mungkin dilihat dia malam-malam, dini hari keluar nyetir mobil sendirian. Ini modus-modus begal,” ujar Andana.

“Itu daerah Ragunan, sepi, pas mau azan Subuh dan dia stir sendirian. Itu kelihatan banget Bila dari depan ini anak sendirian. Itu udah jadi incaran begal. Pembelajaran buat Athala,” tutupnya.

Para pelaku tersebut diduga masih remaja, tak beda jauh dari usia Athalla Naufal. Saat ini, kelima orang tersebut harus menanggung perbuatannya.

Simak Video “Pasca Dikeroyok, Venna Melinda ‘Asramakan’ Athalla Naufal
[Gambas:Video 20detik]
(hnh/nu2)

Hadapi Semen Padang, Persipura Belajar dari Laga Kontra Arema

Padang – Persipura Jayapura akan menghadapi Semen Padang dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019. Mutiara Hitam tak mau lagi kehilangan poin seperti melawan Arema FC.

Persipura akan menghadapi Semen Padang dengan bertandang ke Stadion Haji Agus Salim, Kamis (24/10/2019). Tim tamu waspada betul menatap laga itu.

Selain Semen Padang mulai menunjukkan perkembangan di paruh kedua, Persipura datang dengan modal hasil seri kontra Arema di pekan sebelumnya.




Di laga melawan Arema, Minggu (20/10), Persipura sempat unggul 2-0 di babak pertama. Namun Singo Edan membalas dua gol di babak kedua, dan memaksakan skor imbang hingga laga bubar.

“Secara keseluruhan, tim dalam kondisi bagus. Kami tidak akan meremehkan lawan, karena Bila itu terjadi, maka kami pasti akan dihukum. Pertandingan melawan Arema tempo hari sudah cukup menjadi pelajaran,” kata pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago, Rabu (23/10/2019).

“Kami harus mengurangi kesalahan seperti pertandingan sebelumnya dan meningkatkan kosentrasi. Harus fokus,” pelatih asal Brasil itu menegaskan.

Jacksen sendiri menyoroti kebangkitan Semen Padang bersama pelatih Eduardo Almeida. Dari enam laga, Kabau Sirah baru sekali kalah, bahkan sempat keluar dari zona degradasi sebelum kembali terperosok karena ditekuk Madura United 1-2.

“Saya sudah melihat (laga Semen Padang). Banyak perubahan yang terjadi di tim kalian. Sebagai bukti, dari enam kali pertandingan, hanya sekali kalah. Banyak hal positif, sehingga kami harus waspada,” kata Jacksen.

Simak Video “Kampanye Aksi Damai, Persib-Semen Padang Bagikan Bunga ke Suporter
[Gambas:Video 20detik]
(yna/yna)


1 2 3 4 5 1,065