Stadion Akuatik GBK Masih Butuh Penyempurnaan




Jakarta – Para atlet pelatnas loncat indah akhirnya Bisa menjajal venue yang akan Jadi lokasi pertandingan Asian Games 2018. Namun, mereka meminta ada penyempurnaan, khususnya di bagian lantai menara.

Hal itu disampaikan atlet nomor menara 10 meter sinkro, Adityo Restu, usai meraih medali emas bersama Andriyan di test event cabang akuatik bertajuk Indonesia Open Aquatic Championship 2017, yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Adityo Menyebut lantai menara tempat dia melompat sangat licin. “Licin banget. Saya tak tahu bahannya apa, tapi harusnya ada lapisannya lagi supaya lebih kesat,” Perkataan dia.

Kondisi ini juga sudah diketahui oleh Instruktur nasional loncat indah, Harli Ramayani. Harli Menyebut, sebenarnya venue akuatik ini sudah hampir sempurna tapi wajib diperhatikan lagi masalah detail kelengkapannya.

“bila ditanya sudah sesuai ekspektasi sebenarnya sudah. akan tetapi memang detailnya wajib dilengkapi lagi. tak hanya soal lantainya, melainkan kelengkapan dry line-nya juga wajib dipenuhi, seperti busa-busanya kan belum lengkap,” Perkataan Harli terpisah.

Harli juga mengharapkan kemudahan terkait izin untuk atlet-atlet pelatnas Asian Games untuk Bisa memakai kolam renang setiap hari, pagi dan sore. “Sejauh ini Bapak Gatot Tetuko (Direktur Pengembangan dan Bisnis GBK) Menyebut Seusai test event selesai kami bebas memakai untuk latihan,” ujarnya.

bila hal itu terealisasi, Harli yakin timnya yang berkomposisi 7 atlet Bisa maksimal di mempersiapkan diri Futuristis Asian Games tahun depan. “Jadi programnya Januari hingga Juni kami maksimalkan di sini, Juli kami ke China untuk training camp sebelum akhirnya turun di multievent,” ucapnya.

Raih Emas Pertama di Hari Kedua Test Event

Meski kondisi Stadion Akuatik belum rampung benar, Indonesia cukup sukses di hal prestasi. Duet Andriyan dan Adityo Restu mempersembahkan emas pertama untuk Indonesia di nomor menara 10 meter sinkro ganda putra di hari kedua penyelenggaraan test event akuatik.

Keduanya sukses mengungguli wakil Malaysia Seusai mengoleksi total 336,49 poin. Sementara Surya dan Jabillin, yang mewakili Malaysia, wajib puas meraih perak dengan selisih nilai 5,68 poin dari Indonesia.

“Kami bersyukur Bisa emas, namun kami wajib terus berlatih, supaya di Asian Games 2018 Bisa meraih hasil yang terbaik untuk Indonesia,” Perkataan Andriyan.

Sementara di nomor papan 1 Meter Putri, atlet Malaysia Jasmine Lai tampil mengesankan dan mengunci gelar juara Seusai mengoleksi 247,20 poin. Letak dua ditempati wakil Indonesia, Della Dinarsari, dengan 210,80 poin. Sementara Khunboonjan Kwanchanok dari Thailand wajib puas dengan perunggu dengan 0,25 poin.



(mcy/mfi)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gelar Konser Di Indonesia, Liam Gallagher Tahu Fans Oasis Ternyata Banyak

beritawow.xyz – Mantan vokalis grup band Oasis, Liam Gallagher bakal menggelar konser di Ecovention Ancol, ...

Kesederhanaan Istri Orang-orang Terkaya di Global

Elma Theana Jelaskan Alasannya Tak Mau Jadi Saksi di Sidang Asusila Aa Gatot

Jakarta – Elma Theana Jadi Disorientasi satu nama artis yang seharusnya Jadi saksi di kasus ...